Berdasarkan data dari Speedtest (bisa dilihat di sini) per 21 Oktober 2019, ada sejumlah negara yang telah terpasang jaringan 5G komersial. Komersial yang dimaksud di sini adalah teknologi 5G tersebut sudah bisa dinikmati oleh masyarakat umum tanpa klasifikasi/pra-syarat tertentu saat registrasi. Selain komersial terdapat juga sejumlah titik yang ditandai dengan 'limited availability' atau penggunaan terbatas, yang di mana penggunaan teknologi 5G ini hanya ditujukan untuk orang/badan usaha/subyek tertentu.
Pada beberapa negara lebih dari satu operator memfasilitasi jaringan ini, misalnya saja di Korea Selaran terdapat 3 operator yang beroperasi pada lebih dari 30 kota dengan status 5G komersial. Namun sayangnya persebaran teknologi ini masih belum merata, hampir separuh jumlah negara-negara di dunia belum terjangkau oleh 5G komersial.
Di kawasan Asia Tenggara, disadur dari Detik.com per Juni 2019, kita mendapati data sebagai berikut:
1. Filipina : Globe Telecom dan Philippine Long Distance Telephone (PLDT) Telecom bekerjasama dengan Huawei telah melakukan uji coba dan (mungkin) saat ini telah melakukan implementasi 5G tahap awal
2. Malaysia : U Mobile Malaysia bekerjasama dengan Nokia telah sepakat untuk mendevelop jaringan 5G
3. Sipapura : Meskipun belum disebutkan vendor mana yang akan menjadi partner dari ISP lokal, namun mereka merencanakan untuk penggunaan 5G secara publik pada 2020
4. Indonesia : Dimulai dengan Telkomsel, memulai uji coba 5G di area Gelora Bung Karno, selama perhelatan Asian Games 2018. Smartfren bekerjasama dengan ZTE mulai melakukan uji coba di awal 2019. Dan XL bekerjasama dengan Huawei sudah mulai melakukan uji coba pada Agustus 2019 di area Jakarta.